6. ALAT PEMERSATU BANGSA

6. ALAT PEMERSATU BANGSA


A. Peraturan Penggunaan Bendera Merah Putih, Makna serta Artinya
1. Penggunaan Bendera kebangsaan Indonesia dalam Peraturan Pemerintah No. 40 tahun 1958.
2. Bentuk Sang Merah Putih adalah segi empat dengan lebar : 2:3, Merah berarti berani, putih berarti suci
3. Bendera dikibarkan dari matahari terbit sampai matahari terbenam. Apabila di dalam gedung maka ditempatkan di sebelah kanan dilihat dari dalam. Apabila dalam rapat atau pertemuan digunakan bendera kebangsaan, maka :
a. Jika dipasang merata, maka bendera dipasang di atas belakang ketua
b. Jika dipasang pada tiang, maka ditempatkan disebelah kanan ketua
4. Jika dipasang pada lencana, dipasang disebelah kiri saku
5. Jika dipasang pada lencana, dipasang disebelah kiri saku
6. Jika dipasang setengah tiang, maka bendera dinaikkan keujung tiang terlebih dahulu, setelah itu diturunkan
7. Pada waktu dikibarkan, bendera tidak boleh menyentuh tanah atau benda lain
8. pada bendera tidak boleh ditempeli benda apapun
9. Jika dipasang bersama dengan bendera lain, atau panji-panji organisasi
a. Apabila hanya satu bendera atau panji, maka bendera kebangsaan dipasangkan disebelah kanan
b. Apabila dua atau lebih, maka dipasang satu baris, sedang bendera kebangsaan dimuka baris itu ditengah
c. Bendera kebangsaan harus tampak lebih besar dan dipasang lebih tinggi daripada panji-panji
10. Makna Merah Putih merupakan lambang kelurahan
11. Jika dipasang untuk menutupi jenazah, maka tali harus ditempatkan disebelah atau kepala jenazah dan warna disebelah kiri jenazah.

B. Burung Garuda
Mengapa negara kita memilih Burung Garudasebaga lambag negara? Karena burung garuda melambangkan sebagai ”Tenaga Pembangun Nasional” dalam negara RI.
Mengapa diadakan lambang negara? Karena lambang negara merupakan lambang kehormatan dan kedaulatan negara. Para antai yang dikalungkan pada leher burung garuda, ergantung sebuah perisai berbentuk jantung yang melambangkan perjuangan bangsa Indonesia.
Bentuk burung garuda itu mengingatkan pada kita akan tangal 17 Agustus 1945 yaitu kemerdekaan RI.
1. Bulu sayap berjumlah 17 (tanggal)
2. Bulu ekor berjumlah 8 (bulan)
3. Bulu dibawah perisai berjumlah 19 (tahun)
4. Bulu leher berjumlah 45 (tahun)

C. Bahasa Indonesia
Bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi negara sebab digunakan pada petemuan-pertemuan penting
1. Kedudukan Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Negara
a. Sebagai bahasa resmi Negara
b. Sebagai bahasa pengantar di lembaga-lembaga pendidikan
c. Sebagai alat penghubung pada tingkat nasional untuk kepentingan pembangunan
d. Alat pengembangan kebudyaan dan pemanfaatan ilmu pengetahuandan teknonologi
2. Kedudukan Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Nasional
a. Lambang Kebangsan Nasional
b. Lambang identitas nasional
c. Penghubung antar daerah dan kebudayaan
d. Sebagai alat pemersatu berbagai suku

7. ARTI DAN SEJAHTERA SUMPAH PEMUDA


Pada tanggal 20 Mei 1908 berdirilah perkumpulan atau organisasi modern yaitu ”BUDI UTOMO”. Kemudian perkumpulan lainnya lahir seperti SDI, Muhammadiyah, Indische Parti, dan lain-lain.
Berdirilah pula organisasi pemuda yang dipelopori oleh Tri Koro Dharmo ” (tiga tujuan mulia) yang dikethui oleh Satiman Wiryo Senjaya. Kemudian Tri Koro Dharmo diubah menjadi Jong Java. Kemudian disusul oleh Jong Java lainnya di Indonesia.
Didorong adanya keinsyafan perlu nama perhimpunan pelajar-pelajar Indonesia yang menghendaki hilangnya rasa kedaerahan.
Atas prakarsa PPI tanggal 22 April-2 Mei 1926 diadakan Konggres Pemuda I di Jakarta dengan hasil yaitu berdiri perkumpulan pemuda yang diberi nama Pemuda Indonesia yang akan melebur organisasi seluruh Indonesia.
Untuk melaksanakan cita-cita tersebut maka tanggal 28 Oktober 1928 diadakan Konggres Pemuda II di Jakarta diketuai oleh Suganda Jaya Puspita dan sekretaris Moh. Yamin.
Hasil Konggres II adalah Sumpah Pemuda, yaitu:
1. Kami putra putri Indonesia mengaku berbangsa satu, bangsa Indonesia
2. Kami putra-putri Indonesia mengaku bertanah air satu, tanah air Indonesia
3. Kami putra-putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia

Arti penting Sumpah Pemuda :
1. Gerakan pemuda pada khususnya dan nasional pada umumnya mendapat semangat juang baru, yaitu persatuan.
2. Pemuda dapat memperkuat gerakan nasional dengan semangat persatuan
3. Semangat persatuan itu ternyata merupakan senjata yang ampuh untuk mengusir penjajah.




8.TANDA GERAKAN PRAMUKA

A. Ketetapan Lambang Gerakan Pramuka
Pemberian dan pemakaian lambang Gerakan Pramuka diatur dan ditentukan dalam SK. KWARNAS No. 06/KN/1972

B. Pengertian Lambang
Lambang Gerakan pramuka adalah tanda penganal tetap yang menghiaskan sifat, keadaan, nilai dan norma yang dimiliki oleh setiap anggota Gerakan Pramuka.
Lambang tersebut diciptakan noleg Bapak Sunardjo Atmodipuro, seorang Pembina Pramuka yang aktif bekerja sebagai Pegawai tingkat Departemen Pertanian. Lambang gerakan pramuka ini digunakan sejak tanggal 14 Agustus 1961 pada Panji Gerakan Kepanduan Indonesia yang dianugrahkan kepada Gerakan Pramuka.

C. Bentuk dan Arti Kiasan
1. Bentuk lambang gerakan pramuka adalah gambar bayangan (silhouelte) tunas kelapa
2. Arti kiasan lambang gerakan pramuka adalah sebagai berikut :
a. Buah Nyiur dalam keadaa n tumbuh dinamakan ”cikal” dan istilah ”cikal bakal” Indonesia berarti Penduduk asli yang pertama menurunkan generasi baru.
b. Buah nyiur dapat bertahan lama dalam keadaan yang bagaimana juga, jadi lambang itu mengkiaskan bahwa tiap pramuka adalah seorang rokhaniah, dan jasmaniah sehat, kuat dan ulet, serta besar tekadnya d alam menghadapi segala tantangang dalam menempuh segala ujian dan kesukaran untuk mengabdikan tanah air dan Bangsa Indonesia.
3. Nyiur dapat tumbuh dimana saja, yang membuktikan besarnya daya upaya dalam mengkiaskan dirinya dengan keadaan lingkungan sekelilingnya. Di lambang ini mengkiaskan bahwa tiap pramuka dapat menyesuaikan diri dari masyarakat dimana ia berada dan dalam keadaan yang bagaiamanapun juga.
4. Nyiur tumbuh menjulang lurus ke atas dan merupakan salah satu pohon tertinggi di Indonesia. Jadi lambang ini mengkiaskan bahsa tiap pramuka mempunyai cita-cita yang tinggi dan lurus, yang mulia dan jujur dan tetap tegak mudah diombang-ambingkan oleh sesuatu.
5. Akar nyiur tumbuh kuat dan erat dalam tanah, jadi lambang ini megkiaskan tekad dan keyanikan tiap pramuka yang berpegang pada dasar-dasar dan landasan-landasan yang baik, kuat dan nyata, ialah tekad dan keyakinan yang dipakai olehnya untuk memperkuat diri guna mencapai cita-citanya.
6. Nyiur adalah pohon yang yang serba guna dari ujung atas hingga akarnya, jadi lambang ini mengkiaskan bahwa tiap pramuka adalah manusia yang berguna dan membaktikan diri dan kegunaannya kepada tanah air, bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

D. Penggunaan
Lambang Gerakan Pramuka dapat digunakan antara lain pada panji, pada bendera, pada papan nama kwartir, dan satuan, tanda pengenal, dan alat administrasi gerakan pramuka. Penggunaan tersebut dimaksudkan sebagai alat pendidikan untuk meningkatkan dan menanamkan setiap anggota gerakan agar memiliki sifat dan keadaan seprti arti lambang tuans kelapa itu.


9.SUSUNAN PEMERINTAHAN RI
DARI PUSAT SAMPAI DESA


I. Susunan Pemerintah Dari pusat Sampai Desa
A. Pemerintah Pusat
1. Presiden
2. Menteri Negara
B. Pemerintah Daerah
1. Propinsi
Gubernur (Penyelenggara Propinsi)
2. Kabupaten/Kota Madya
Bupati (penyelenggara Kabupaten/Kota Madya)
3. Kecamatan
Camat
4. Desa
Kepala Desa
II. Sistem Pemerintahan Negara Republik Indonesia
A. DPR
1. Kewajiba-kewajiban DPR
a. Menetapkan Undang-undang
b. Mengawasi pemerintaha dalam menjalankan undang-undang
c. Memberikan persetujuan kepada Presiden atas ,pernyataan perang, membuat perdamaian, dan perjanjian dengan Negara lain.
2. Hak-hak DPR
a. Mengajukan usul rancangan undang-undang
b. Mengadakan perubahan atas usul Undang-undang yang diajukan pemerintah
c. Turut menentukan anggaran belanja negara
d. Mengadakan pertanyaan kepada Pemerintah
e. Menyelidiki suatu urusan.
B. MPR
1. Tugas-tugas MPR
a. Menentukan Undnag-undang Dasar
b. Memilih dan mengangkat Presiden dan Wakil Presiden
c. Menetapkan GBHN
2. Wewenang MPR
a. Mengubah Undang-undang
b. Memberhentikan Presiden apabila menyimpang dari Undang-undang dasar dan GBHN walaupun masa jabatannya belum habis.
C. BPK
1. Tugas-tugas BPK
Menurut UUD 1945, TAP MPR No. 11/MPR/1978 dan UU No. 1 tahun 1973, tugas pokok BPK memeriksa tanggung jawab tentang keuangan Negara. Dalam melaksanakan tugas tersebut di atas mempunyai beberapa fungsi sebagai berikut:
a. Fungsi operatif
Yaitu melakukan pemeriksaan, pengawasan dan penelitian atas penguasaan dan pengurusan keuangan Negara
b. Fungsi Yudikatif
Yaitu melakukan tuntutan perbendaharaan dan tuntutan ganti rugi terhadap bendaharawan dan pegawai negeri bukan bendaharawan. Yang karena perbuatannya melanggar hukum atau melalaikan kewajibannya, menimbulkan kerugian negara.
c. Fungsi memberi rekomendasi
Yaitu memberi pertimbangan kepada pemerintah tentang pengurus keuangan Negara.
2. Wewenang BPK
a. Meminta, memeriksa, meneliti pertanggung jawaban atas penugasan keuangan negara serta mengusahakan keseragaman dalam tata cara pemeriksaan dan pengawasan maupun dalam usaha keuangan Negara.
b. Mengadakan, menetapkan tuntutan perbendaharaan dan tuntutan ganti rugi
c. Melakukan penelitian, penganalisaan terhadap pelaksanaan peraturan perundangan dibidang keuangan.
0 Responses